Tersedia Layanan Grounding system untuk wilayah Gresik dan sekitarnya
Grounding System atau Pembumian adalah benda logam yang di tanam dalam tanah berfungsi sebagai pelepasan muatan listrik, tanah atau bumi adalah sebuah masa yang bersifat netral dan memiliki volume yang luar biasa besar sehingga mampu untuk menyerap dan menetralkan muatan listrik sebesar apapun. Tingkat kehandalan sebuah grounding ada di nilai konduktifitas logam terhadap tanah yang ditancapinya, semakin konduktif tanah terhadap benda logam maka semakin baik. kelayakan Grounding atau Pembumian harus bisa mendapatkan nilai Tahanan sebaran Maksimal 5 Ohm (bila bibawah 5 Ohm lebih baik) dengan menggunakan Ohm Meter khusus (Earth Tester Meter).
Layanan Grounding System meliputi :
- Copper Rod
Copper Rod merupakan material grounding system / sebuah batang tembaga sebagai hantaran petir kedalam tanah, tersedia rod dengan tembaga asli dan rod lapisan tembaga.Pengertian lengkapnya copper rod yaitu batang tembaga murni ( CU ) dan paling bagus dalam sistem grounding dikarenakan Cooper Rod dibuat dari tembaga murni sehingga dapat menyebarkan/menyalurkan arus dengan sempurna, hal ini disebabkan tembaga sendiri mempunyai unsur logam yang paling baik dalam penghantar arus. Caranya dengan menancapkan batang Copper Rod kedalam tanah sampai mendapatkan tahanan sebaran/resistensi di bawah 5 Ohm.Copper Rod sendiri mempunyai beberapa ukuran, dalam memakai ukuran Copper Rod dapat disesuaikan dengan budget yang ada, semakin besar batang tembaga Copper Rod semakin baik juga dalam menyalurkan arus dan semakin besar pula biaya yang kita keluarkan.
Ukuran yang tersedia :
Copper rod ( tembaga ) 5/8″ x 4 m
Copper rod ( tembaga ) 1/2″ x 4 m
Copper rod ( tembaga ) 3/4″ x 4 m
Copper rod ( tembaga ) 1″ x 4 m
- Ground Rod
Ground Rod yaitu batang logam besi yang di lapisi tembaga dan fungsinya sama dengan Copper Rod yaitu sebagai pelepas arus dari sambaran petir itu sendiri, karena Ground Rod sendiri logam besi yang dilapisi dengan tembaga akan lebih rentan untuk terjadinya korosi akan tetapi Ground Rod cukup tahan lama juga untuk digunakan untuk daerah yang mineral garamnya rendah seperti di daerah pegunungan.Untuk pemasangan grounding dengan ground rod sendiri tidak memerlukan biaya yang cukup besar dan bisa mampu untuk mendapatkan tahanan sebaran/resistensi dengan baik.
Ground Rod ini hanya memiliki beragam ukuran :
Ground rod ( lapisan tembaga ) 5/8″ x 3 m
Ground rod ( lapisan tembaga ) 5/8″ x 2.40 m
- Semen Bentoit
Bentonit dalam ilmu mineralogi tergolong dalam kelompok besar tanah lempung. Namun bentonit digunakan untuk mengidentifikasi mineral yang bersifat plastis dan yang pertama kali di gunakan pada tahun 1890 dan di temukan di Fort Benton, Wyoming, Amerika Serikat. Bentonit sendiri terbentuk dari transformasi hidrotermal vulkanik yang mayoritas komponennya tergolong ke dalam kelas mineral smektit ( struktur lembaran ).
Bentonit dengan kandungan natrium sebagai kation utama yang dapat di tukar ( dikenaldengan istilah exchangeable cation ) yang mampu mengalami pengembangan volume hingga beberapa kali bila kontak dengan air ( di kenal dengan istilah swelling ), membentuk koloid, bernilai viskositas tinggi dan mampu mengikat air dengan tinggi.Bentonit sendiri bersifat mengikat batang tembaga yang di tancapkan ketanah utuk menahan agar kadar air dapat di tampung dengan baik, sedangkan kadar air sangat berpengaruh dalam sistim grounding system.
Cara penggunaan bentonit dalam sistem grounding
- PEMASANGAN VERTIKAL
-Masukan batang tembaga sampai dasar pengeboran
-Masukan bentonit/semen konduktif disela antara batang tembaga dengan lubang
-Masukan air sebanyak mungkin sehingga dapat mengikat antara bentonit/semen konduktif dengan batang tembaga
-Pastikan tidak ada rongga antara bentonit/semen konduktif dengan batang tembaga
- PEMASANGAN HORISONTAL
-campur bentonit/semen konduktif dengan air sehingga berbentuk adonan
-Taburi dasar tanah galian dengan adonan bentonit
-Gelar kabel BC di atas dasar lubang yang telah di taburi adonan bentonit
-Kemudian tutup lagi dengan adonan bentonit secara merata dan padat
-Terakhir tutup lubang dengan tanah
Dalam sistem grounding/pembumian instalasi penangkal petir di pastikan adanya sambungan antara groung rod/copper rod dengan kabel BC yang nantinya akan di sambungkan dengan kabel penghantar penangkal petir. Dalam proses penyambungan tersebut ada beberapa cara di antaranya :
- Menggunakan klem rod
Ukuran Semen Bentonit :
25 Kg
- Kharcoal
Kharcoal adalah bahan konduktif yang berfungsi untuk membantu meningkatkan konduktifitas tanah terutama pada daerah yang nilai tahanan tanahnya cukup tinggi seperti daerah berpasir, berbatuan, mengandung oksida dan lain sebagainya.
Kharcoal dapat menurunkan nilai tahanan tanah lebih dari setengah dibanding dengan tanpa menggunakan kharcoal
Kharcoal adalah semen konduktif berbahan dasar karbon yang akan mengeras bila dicampur dengan air sehingga akan memiliki sifat yang permanen dan tidak mudah tergerus air saat hujan
Kharcoal memiliki sifat non korosif sekaligus melindungi ground rod atau cooper rod yang ditanam dari keausan.
Kapan menggunakan Kharcoal
Penggunaan kharcoal diperlukan ketika kita dihadapkan pada kondisi nilai tahanan tanah yang cukup besar seperti di daerah berpasir, bebatuan, atau tanah dengan kepadatan yang rendah sehingga tidak memadai membuat sistem pentahanan sesui syarat standar. pemakaian pada grond rod atau cooperrod akan menurunkan lebih dari setengah nilai tahanan yang di dapat.
Aplikasi Kharcoal
– transformator dan gardu induk
– tower radio komunikasi
– tower radio broadcasting
– bangunan bertingkat
– data center
– rak server
– jaringan data, voice, vidio ( LAN/WAN ).
Uji coba Kharcoal
Uji coba di lakukan di lahan dengan nilai tahanan tanah yang tinggi menggunakan :
Ground rod intristik ( tanpa semen konduktif )
Ground rod di tanam dengan semen konduktif P1
Ground rod di tanam dengan semen konduktif P1
Ground rod di tanam dengan semen konduktif P1
Ground rod di tanam dengan kharcoal
Dari uji coba tersebut didapatkan hasil
1.penggunaan kharcoal mampu mengurangi hingga 60% nilai tahanan tanah
2.perbandingan terhadap berbagai produk sejenis ( impor ) menunjukan kharcoal lebih unggul
3.seiring berjalannya waktu menunjukan bahwa produk lain mengalami kenaikan nilai tahanan tanah , sedang kharcoal menunjukan nilai tetap stabil
Dalam menggunakan kharcoal dapat dilakukan dengan cara :
PEMASANGAN VERTIKAL
-Bor tanah dengan diameter 3 inchi sedalam panjang ground rod di kurangi lebih kurang 10cm.
-Aduk Kharcoal dengan air sehingga menjadi adonan kental
-Masukan ground rod kedalam lubang hingga ke dasar
-Masukan adonan kedalam lubang sedikit demi sedikit dengan menekan adonan hingga penuh
-Pastikan tidak terdapat rongga udara antara ground rod dan didinding lubang
PEMASANGAN HORIZONTAL
-Gali tanah sedalam 40 cm
-Taburi dengan adonan kharcoal
-Kemudian di gelar kabel BC di atasnya
-Selanjutnya di tutup dengan tanah kembali
Ukuran Kharcoal :
7 Kg
Sesuai ulasan di atas maka kami menyediakan layanan grounding system dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau . Segera hubungi contact person kami .





0 komentar:
Posting Komentar